Welcome to www.winkamaru.com

Klaim Diri


Mungkin karena kita adalah manusia, makanya setiap ucapan selalu saja beralasan pada klaim untuk membela diri dan berlindung pada sisi manusia bahwa kita adalah manusia yang tidak luput dari salah dan khilaf.

Selalu begitu…

Bahkan meski setiap kali datang pertengkaran, kita sadar bahwa manusia selalu khilaf! nyatanya dalam setiap tempur tengkar kita akan selalu mengambil pembelaan dan selalu membenarkan diri.

Selalu Begitu…

Entah kemudian akan menyalahkan apa dan siapa, kita tidak pernah mau tahu asalkan diri dilindungi oleh argumen-argumen buta untuk membenarkan perasangka, pendapat, dan perasaan masing-masing. Tanpa banyak pikir terhadap hak dan perasaan serta pembelaan diri orang lain yang nyatanya telah direnggut paksa dengan sifat egoisme itu.

Selalu Begitu…

Jika setiap khilaf dan salah selalu berlindung pada sisi manusia yang tak luput dari salah dan khilaf, maka selamanya akan dengan sengaja berbuat salah sesukanya, lalu mengutarakan kata maaf dan sekali lagi mengklaim. Maklum kita adalah manusia.

Sikap demikian ini mungkin menjadi hal yang cukup biasa, karena kita memang manusia.

Tetapi bila tindakan ini hanya tameng dan pelarian diri semata atas kesalahan beruntun yang disengaja, maka sebagai manusia klaim diri yang demikian ini adalah keegoisan semata yang hanya ingin berlindung dan menolong diri sendiri.

Selalu Begitu…

Selalu berlindung pada klaim diri bahwa kita hanyalah manusia. Yang nyatanya setiap kesalahan itu disengaja dan disadari tujuannya.

Hingga kejujuran pun tak lagi menjadi penentu dan kecukupan untuk melabeli diri sebagai manusia.