Type something and hit enter

author photo
By
Memilih template blog untuk kegiatan blogging adalah suatu perkara yang cukup penting. Sebab tidak hanya dari segi tampilan dan desain yang keren saja yang perlu dilihat. Jauh dari itu, template blog sangat penting dalam memberikan kenyamanan bagi pengunjung atau pembaca blog.

Sehingga itu, jika ingin blog kita nantinya memiliki penilaian yang positif dari pengujung maupun pembaca, maka pemilik blog wajib untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung blognya.

Saat ini mencari template blog sangatla mudah. Sebab sudah banyak blogger yang membagikan kumpulan bahkan jutaan template yang berbayar hingga gratis yang bisa kita pilih dan seleksi suka-suka sesuai keinginan.

Namun terkadang, ada yang malah mengalami masalah ketika memilih template. Awal-awal mereka menganggap sebuah template tersebut bagus dan keren, namun setelah digunakan di dalam blog mereka nyatanya tidak seperti yang dibayangkan.

Entah masalahnya karena desain yang tidak sesuai preview, font blog yang tidak indah, hingga loading blog yang sangat berat, tidak responsif dan yang paling parahnya ternyata malah tidak mendukung SEO.

Oleh karena itu, terutama bagi teman-teman blogger yang masih pemula, penting kiranya untuk memilih template blog yang baik dan benar sehingga tidak lagi salah memilih...

Berikut beberapa tips yang perlu kita lakukan sebelum memilih template untuk blog kita nanti:


Tips 1 (Desain Template yang User Friendly)

Tips pertama dan paling umum adalah lakukan preview template terlebih dahulu, lihat dan amati desain template yang akan menjadi salah satu taget kita. Jangan hanya terpaku kepada desain dan tampilan saja. 

Lihat jenis font (huruf) template tersebut, lihat juga bagaimana tampilan halaman statis template untuk mengetahui bagaimana perbedaan tampilan halaman postingan biasa dan halaman postingan statis.

Pada langkah pertama ini, sangat penting bagi kita untuk menilai apakah template yang akan dipilih sudah user friendly atau tidak. 

Untuk mengetahui apakah template blog sudah user friendly dari segi desain, biasanya ditandai pada template blog dengan tata letak yang terlihat rapih dengan desain yang minimalis dan tampak sederhana serta menggunakan huruf yang enak dilihat, termasuk tidak membuat mata pembaca cepat lelah. 

Intinya bila itu menurut kita bisa memberikan kesan nyaman bagi pembaca dan tidak membuat mata cepat lelah, maka itu dapat dikategorikan template blog yang user friendly.

Catatan!
Hindari menggunakan template blog yang didominasi warna dark atau gelap, sebab jika dilihat dari sudut pandang yang estestis. Template dengan warna gelap dapat membuat pembaca dan pengunjung cepat bosan, serta termasuk template yang terlalu terkesan berlebihan atau tidak tampak sederhana. 

Tips 2 (Lakukan Pengujian Situs Mobile Friendly)

Tips kedua sebelum memilih template blog, kita perlu melakukan pengujian template blog tersebut apakah sudah Mobile Friendly atau belum?

Istilah Mobile Friendly adalah kemampuan template yang responsive, dimana dengan template tersebut, situs maupun blog biasanya akan menyesuaikan tampilannya berdasarkan perangat yang digunakan user (pengunjung).

Jadi ketika kita membuka situs / blog pada perangkat komputer, dan perangkat mobile termasuk tablet. Ukuran dan desain situs akan secara otomatis menyesuaikan tampilannya terhadap tiap perangkat yang kita gunakan.

Contoh Hasil Pengujian Situs Mobile Friendly
Hasil Tes Pada Pengujian Google - Uji Situs Mobile Friendly
Situs Pengujian Mobile Friendly lain selain alat uji Google, bisa juga melalui:

1. Troy Labs = troy.labs.daum.net/
2. Am I Responsif = ami.responsivedesign.is/

Tips 3 (Uji Data Struktur HTML Template)

Setelah melakukan pengujian di atas, kita juga perlu melakukan pengujian Data Struktur Template HTML. Periksa apakah terdapat pesan kesalahan dan error?

Jika pesan kesalahan tersebut bisa diperbaiki, maka tidak mengapa mengambil template tersebut namun lakukan perbaikan pada penyebab error yang ada.

Kalau pun ternyata kita tidak tahu memperbaikinya, maka jangan memaksa menggunakan template yang strukrut HTML nya terjadi banyak error. Sebab hal tersebut akan mempengaruhi kualitas SEO blog kita nantinya.

Contoh Hasil Uji Data Struktur Template
Hasil Pengujian Melalui: Alat Uji Coba Data Terstruktur Google
Tips 4 (Periksa Ketersedian Facebook Debugger)

Facebook Debugger adalah format khusus yang menghubungkan blog dengan facebook dalam menampilkan hasil share artikel dari blog ke facebook.


Di atas adalah contoh facebook debugger, dimana saat melakukan share artikel blog ke facebook hasil share akan menampilkan Thumbnail Postingan, Judul blog dan deskripsi tentang postingan blog.

Fitur ini umumnya sudah dibenamkan oleh pembuat template. Tetapi tidak ada salahnya untuk kita melakukan pengujian lagi.

Tips 5 (Tes Kecepatan Loading Blog)

Hal lain yang cukup penting adalah melakukan pengujian terhadap kecepatan loading blog. Untuk menguji kecepatan blog, kita bisa menggunakan salah satu tools di internet yaitu: GTMetrix

Berikut contoh hasil uji kecepatan blog melalui GTmetrix


Alasan utama mengapa perlu menganalisis kecepatan loading blog, dikarenakan kita tidak ingin membuat pembaca blog kita harus menunggu cukup lama, demi membaca satu saja artikel di blog kita.

***

Sebenarnya ada banyak faktor yang menyebabkan loading blog terasa berat, diantaranya dipengaruhi oleh postingan berupa gambar, video, hingga widget serta javascript yang terpasang di template blog.

Namun, apabila template blog telah mampu menembus PageSpeed Score di atas 70% menurut GTmetrix, saya pikir itu sudah cukup baik bagi sebuah blog. Lebih tinggi maka semakin baik!

Mungkin itu saja tips memilih template blog bagi pemula, yang bisa saya bagikan kali ini melalui winkamaru.com. Silakan dicoba dan semoga bisa memberikan manfaat untuk teman...

Salam Blogging...

0 komentar

Mohon tidak berkomentar dengan link aktif, termasuk berpromosi jasa dan lain-lain. Karena akan langsung dihapus