Welcome to www.winkamaru.com

Kepercayaan Tidak Diberikan Tanpa Alasan


Betapa tidak pernah dibayangkan, sampai sekeji itu kepercayaan yang dibangun lama dan diberikan, kamu gunakan sesuka hatimu saja.

Tidak pernah ada di benak saya kejadian yang begini harus terjadi, apakah dengan bertindak begitu kamu berpikir itu baik?

Kamu salah, justru semakin kesini sikap itu malah memunculkan kemarahan terbesar dalam diri yang tidak bisa dikontrol. Betapa tak pentingnya diri dan kepercayaan itu sehingga kamu berani menggunakannya seenak mau.

Seegois itukah dirimu?

Ceritanya bukanlah tidak menghargai siapa-siapa, melainkan ini perkara sebuah harga mengenai diri yang tak dipercaya. Bagaimana rasanya memberi sebuah kepercayaan tapi sebagai pemberi kepercayaan malah menjadi orang yang tidak dipercaya?

Bagaimanakah rasanya?

Andai seluruh kepala dan dada ini adalah sebuah kertas, ingin kusobek dan kukunyah dengan penuh amarah lalu kumuntahkan dengan seluruh emosi yang mengembang. Biar seluruh sekitar mengerti, bahwa saat ini. Saya sedang tak memiliki sedikit pun kepercayaan untuk membuktikan bahwa yang ada di pikiranmu itu salah.

Dengan bentuk apalagi yang harus dibagikan?

Seluruh rahasia bahkan sampai akar terkecilnya sekalipun tak tersisa kusajikan demi mendapatkan kepercayaan itu.

Namun kesininya, ternyata keegoisanmu lebih besar. Sampai-sampai kamu berpikir bahwa manusia ini adalah iblis dengan hati yang berlapis ribu empedu. Kamu memutuskan untuk tidak percaya padanya, dengan menggunakan kepercayaan yang diberikan seenak mau...

Miris...

Duniamu dan maksud tingkahmu, bukan tidak bisa dimengerti. Tapi itu adalah bentuk sikap yang didasari dari prasangka curiga dan khawatir, sedikit pun tak ada keyakinan apalagi kepercayaan.

Terlalu miris dan keji...