Welcome to www.winkamaru.com

Kampung Halaman dalam Lensa

Pulang kampung, saat lebaran Idul Fitri kemarin adalah sebuah ritual batin yang kujalani, untuk memanjakan kasih sayang bersama keluarga dan melepas belenggu rindu yang sudah lama saya terpenjara di dalamnya.

Kasih sayang, cinta yang hangat, dan belaian tulus orangtua menyejukan segala energi sekitar. Seakan semerbak kebahagiaan yang terpencarkan, menjadikan dinding-dinding rumah berkamuflase dalam canda, bunga-bunga yang layu kembali bermekaran, hingga langit dan bumi menampakan juga kebahagiaannya.

Kesejukan hadir dalam seluruh senyum keluarga, bagaimanapun keadaan yang ada. Semua duka dan luka menjadi terpejam dan hanya menghadirkan tawa dan rasa bahagia.


Rindu adalah sebuah kebahagiaan yang tiada batasnya, kapanpun kebahagiaan itu terlepaskan, seluruh kesedihan seperti diluluhlantahkan ditutup tawa.

Senang dan bahagia rasanya bisa bersua bersama keluarga, membagi canda dan banyak cinta!


Nampaknya sungguh elok semua kenyamanan dan kebahagiaan yang Tuhan berikan saat itu, ingin selalu bersama dan hidup dalam senyuman.

Apalagi ditambah sebuah karya agung dari Tuhan, yang menghadirkan warna merona kala matahari menyingsing. Membuat seluruh jiwa mengagungkan kebesaranNya. Kampung halaman menjemputku dengan cintanya..


Di atas jembatan ini, aku bisa menyaksikan luasnya lautan dan memandangi desa dari pesisir, menyaksikan orang-orang memancing ikan dan bersendau gurau setiap paginya, membagikan senyuman mereka dengan ikhlas.


Di atas jembatan ini jualah, saya bisa merasakan hangatnya alam ini, sambil menyaksikan matahari menyingsing di balik pohon-pohon kelapa, pancarkan rona indahnya, menghias cinta dengan warna yang sendu.


Ini adalah sebuah mahakarya Tuhan, yang telah memoles kuas agung-Nya, melukiskan keindahan ini untukku, dan kita yang di sini...

FOTO-FOTO








Perhatian!
Dilarang keras untuk mengambil foto-foto di atas, tanpa meminta izin kepada win kamaru. Terutama bagi penyalahgunaan gambar untuk membuat dan mengedit meme foto yang tidak etis.