Welcome to www.winkamaru.com

Diledek Zaman, Ditendang Dendam


Ketika duniamu tak diakui keberadaanya dan hanya dianggap sebagai permainan hidup yang tak mendatangkan manfaat. Maka kamu bukanlah siapa-siapa di mata siapa-siapa.

Kamu hanya ada sebagai pelengkap lara dan rasa penyesalan yang membukus dunia dengan kekecewaan dan tangis. Kamu adalah durjana serta durhaka yang merusak zaman dan mengotori kesucian.

Begitulah...

Jika tiba masanya ketika kamu diledek zaman dan ditendang dendam. Ditinggalkan kebanggaan dan dikerjai kehidupan. Terpuruk jauh ke dalam hina yang dalam.

Duniamu sendiri, tidak ada sesiapa lagi yang mau berteman, baik hanya untuk bersendau gurau dan memikul lara bersama. Semua duka ditinggalkannya padamu. Kamulah sendiri yang akhirnya melalui semuanya dengan semua bakat dan talentamu yang tak diakui.

Sebab dunia adalah kehidupan yang dipercaya, hanya memberikan pengakuan dan kepercayaan melalui legalitas bukti. Bahwa dirimu menjadi bisa dibanggakan. 

Jika tidak, duniamu adalah kehancuran dan tawa zaman.

Sedikit saja muncul keraguan, maka duniamu tidak hanya menyulitkan, melainkan ingin segera kamu tinggalkan. Menyatu bersama penyesalan dan kebanggaan yang tidak bernilai. Hina...

Duri jalan akan menyulitkanmu melangkah, beban akan semakin berat. Namun ikhlas dan kepercayaan dirimu adalah hidupmu, bagaimanapun nantinya kamu akan menciptakan lara dan duka menyatu bersama senyuman dan kebahagiaan. Dan hanya kamu yang merenunginya...

Dunia terlalu sibuk untuk memikirkan hidupmu...

Diledek zaman dan ditendang dendam, menjebak kamu dalam semangat dan perjuangan hidup melawan dirimu sendiri. Sekuat apakah kamu, melawan '....'

- Bisu...