Welcome to www.winkamaru.com

Puisi: Magic


Magic (Surat jiwa yang merengek)

Kepadamu
Aku menangisi peluh yang merengek
Meminta pengharapan dari pedih yang membuahkan manis
Aku ingin mencungkil seluruh miris dan keji
Hingga dipertemukan kamu pada malang yang meraja

Aku tak ingin menjadi butiran durjana
Yang dihempaskan angin menebar angkara

Kepadamu
Perih mengais pedih, meredupkan berkah yang meraja
Merangkul ku dalam durja
Mencipta nestapa dan murka

Kepadamu
Aku merengek tahta
Meminta dunia
Mendamba ridho
Berharap sudi datang menjamu tak lepas waktu
Membawa peluh, melayang mengais tawa dan ceria
Mencipta hidup pada berkah yang meraja
Hingga kematian tersenyum merangkul dan meresap dada
Merasakan perih dan nikmat berkah
Kembali dalam ceria

Kepadamu
Oh Rintik, dengan reda yang tak berteman
Dengan gemuruh ranjau yang bahaya
Pada jilatan api yang memecah angkara
Adakah sudi telah menunggu
Ataukah t’lah mati dikalahkan durja

Kepadamu
Pada perih yang masih merintih
Pada rintik yang masih merajuk
Yang tak memberikan pengampunan
Siapkan siksa ternikmat
Merengek peluh mendamba duhai, andaikan.
Ini mati yang sebenarnya.

Kepadamu...

dt, 27 Januari 2018
Win Kamaru