Welcome to www.winkamaru.com

Transformasi: Si Kurus Menjadi Si Gembul 2013 - 2017


Saya sempat tertawa ketika membuka sosial media saya hari ini. Bagaimana tidak pemberitahuan facebook yang muncul pada beranda profil saya membuat saya sedikit takjub dan terkagum-kagum.

Katanya ini adalah kenangan anda 4 tahun yang lalu!

Ketika melihatnya sontak saja tawa saya menggema bahkan tetangga di samping ikut terkejut dan kemudian bersama kamipun ikut membagi tawa.

Saya menertawai diri sendiri dan dia tetangga saya itu mungkin menghujatku dalam tawanya. Tapi entahlah biarkan dia bahagia dengan pilihan maksud tawanya.


Melihat foto di atas! Apa yang teman pembaca pikirkan?

Percayakah teman bahwa mereka berdua adalah orang yang sama? Entah mengapa saya berpikir mereka berdua yang ada pada foto di atas bukan orang yang sama. Teman saya, adik, bahkan hingga orang yang mencintai saya pun terkejut dan tidak percaya jika foto di sebelah kanan atas adalah Win Kamaru.

Tulisan ini dibuat dengan sengaja untuk menghibur hati saya. Saya juga tahu bahwa catatan ini tidak begitu penting dan bermanfaat untuk pembaca atau untuk kamu. Tapi semoga kamu tak merasa risih dan terganggu akan kehadiran tulisan ini dalam blog saya.

Selain menghibur hati saya!

Saya juga sebenarnya mengajak respon teman-teman terkhusus yang membaca dan respek terhadap catatan ini. Untuk mendeskripsikan sesuka hati terkait perbedaan dan persamaan pada kedua foto di atas yang kalian temukan.

Kalian boleh menghujat tetapi jangan sampai masuk pada pembulian dan cacimaki extreme. 

Yang Berani Memberikan Deskripsinya silakan mencoba!

Saya hanya ingin melihat bagaimana respon dan tanggapan kalian mengenai foto di atas!

Percayakah? Tidak Percaya? Ragu-ragu? atau terpaksa percaya karena telah diberitahu dalam catatan ini.

Semuanya terserah kalian bebas mendeskripsikan sesuka hati menurut pandangan kalian. Tapi jangan membuli disertai cacimaki extreme.

***

Melihat foto ini saya teringat akan julukkan khas untuk panggilan saya di kampus yang selalu tersematkan kata "hitam" oleh salah seorang senior saya yang kalau saya sebut namanya "Candra Dalila" tarsius usil, yang wataknya adalah setengah isi botol minuman.

Entah dirinya membaca catatan ini atau tidak yang pastinya inspirasi dan ide dia memanggil saya dengan sebutan khas yang biasa tersemat pada orang-orang di indonesia timur "hitam" bukan sesuatu yang wow.

Sebab sudah terbiasa...

Hitam merupakan anugerah yang patut sisyukuri dan disukai bule-bule asing! Meski pada kenyataannya yang paling sakit yakni dijauhi orang-orang lokal di Indonesia.

Orang yang mengenal Win Kamaru saat ini pasti tidak akan percaya atau kalaupun percaya pasti merasa heran, dan kalaupun tidak heran pastinya akan merasa lucu dan tertawa dengan versinya masing-masing.

Entah dengan menutup mulut, terpingkal-pingkal hingga sakit perut atau apalah ekspresinya itu. Bebaskan saja untuk meginterpretasinya sesuka hati.

Tak banyak yang akan ditulis dan tak penting juga apa yang akan dibahas! Namun momen lucu yang saya alami pada hari ini adalah sebuah kenangan indah yang sempat terlupakan.

Biarkan dunia membenci dan menjauh ku tak takut, tetap kukatakan kucinta dirimu! Oops...