Welcome to www.winkamaru.com

5 Bahaya dan Ancaman Bagi Pengguna Media Sosial


Hari gini nggak punya media sosial pasti akan dianggap kampungan atau udik. Belum lagi kalau ternyata kitanya memang yang nggak tahu fungsi dan bagaimana bermain media sosial, ditambah kitanya yang memang anak kampung yang belum sama sekali mengerti apa itu media sosial.

Tapi gara-gara teman-teman kita yang di kota-kota besar sudah pada menggunakan internet dan bermedia sosial akhirnya kita ketularan juga ikut-ikutan, jadi kebiasaan dan akhirnya ketagihan untuk online terus menerus di media sosial yang padahal aktivitas kita hari itu belum tentu berguna.

Pergunakanlah media sosial sebaik mungkin dan secara positif...

Tahu nggak gaes selain memiliki sisi positif yang bisa bermanfaat untuk kita. Media sosial juga punya dampak buruk untuk kita. Bermain media sosial kita harus siap dan mengetahui bahaya apa saja yang bisa mengancam kita.

Hal ini harus kamu tahu! Sebab, dengan begitu kamu dapat meminimalisir bahaya yang mengancam kamu nantinya.

1. Kamu akan Lupa diri dan Tidak Terkontrol


Asik memang bilamana kamu baru pertama kali bermedia sosial. Tapi tahukah keasyikan itu ternyata hanya sebuah candu yang membuat kita jadi lupa diri dan terkadang tidak terkontrol. Kamu mungkin pernah melakukan chatting atau diskusi online yang kemudian kamu jadi marah-marah nggak karuan gara-gara orang yang kamu ajak bicara nyebelin.

Tahukah bahwa saat itu kamu sedang kehilangan kontrol dan menjadi lupa diri bahwa komunikasi seharusnya dibangun dengan tenang dan dengan ramah, bukan malah mengajak perang pendapat.

Selain itu, terlalu asyik nongkrong dan bermedia sosial akan membuat kita lupa diri dan tidak terkontrol mengenai kehidupan nyata yang seharusnya kita jalani. Contoh kecil kita tidak akan memperhatikan makan, belajar, bahkan waktu-waktu ibadah akan banyak tertinggal.

Kontrol diri yang hilang dan menjadikan kita lupa diri terhadap tanggung jawab dan kewajiban yang harus kita lakukan. Sehingga kita bisa menjadi pribadi yang tidak disiplin dan pribadi yang banyak membuang-buang waktu luang.

So jika kamu mengerti ini maka kamu pasti akan mengantisipasi nya dengan mengontrol aktivitas online kamu secara wajar.

2. Kamu akan Berubah Hingga 80% Menjadi Pribadi yang lain


Terlalu sering di depan ponsel dan pc/computer hanya untuk bermedia sosial memiliki dampak besar terhadap perubahan kepribadian kita.

Tahu nggak terlalu aktif di media sosial akan membuat kamu menjadi pribadi yang pendiam dan lebih suka menyendiri. Perilaku seperti ini akan membuat kamu makin jauh dari teman-teman di sekitar kamu.

Meski kamu memiliki banyak teman di media sosial, itu bukan berarti kamu harus lupa bahwa ada kehidupan nyata kami lainnya. Kamu harus tanggap dan jangan cenderung mencintai dunia maya sebagai dunia yang agung. Sebab kamu juga dituntut untuk melakukan aktivitas nyata.

Jadi, seimbang kan aktivitas online kamu supaya kamu tidak akan merasa seperti dikucilkan dan terasing kan oleh dunia sekitar di dekat kamu yang pada akhirnya bisa membuat kamu menjadi individu yang pendiam dan tidak percaya diri.

Rangkul kembali sahabatmu, bangun sebuah komunitas biar kalian punya waktu bersama-sama, hangout bareng dan bermain dalam kebersamaan yang kalian bangun. Per erat persahabatan biar hidup kamu jadi punya makna.

3. Ekonomi Kamu Akan Merosot Tajam Jatuh


Sadar tidak sadar aktivitas online yang kita lakukan setiap hari itu menyita beberapa persen uang yang ada di dompet kita. Sehingga aktivitas ini secara tidak langsung telah mencuri uang kamu dan membuat ekonomi kamu menjadi tidak stabil dan bisa merosot tajam.
So, jika kamu merasa boros dengan aktivitas bermedia sosial kamu. Maka kamu harus memikirkan ini dengan baik.

Manajemen uang kamu termasuk pemasukan dan pengeluaran yang kamu lakukan biar nanti kamu tak terkejut dan mendapati masalah bahwa kamu ternyata telah dikuras uangnya oleh aktivitas-aktivitas online kamu yang mungkin tidak begitu penting dilakukan.

4. Ancaman Privasi dan Tindak Kejahatan Menjadi Lebih Mudah dilakukan


iberitakan di salah satu daerah di Amerika Serikat ada sekelompok perampok yang masuk ke rumah salah seorang warga desa dan melakukan pembunuhan terhadap seorang pria Kepala Rumah Tangga.

Pihak berwenang kepolisian daerah setempat menyebutkan kejadian itu terjadi dipicu oleh salah satu postingan foto Kepala Rumah Tangga tersebut di media sosial yang memposting foto dirinya bersama anak dan istrinya dengan jutaan lembar uang dolar yang cukup banyak.

Sekelompok perampok yang masuk ke rumah mereka ternyata bertujuan untuk merampok uang yang pria itu posting di media sosial nya. Namun, ternyata foto yang diposting tersebut palsu dan merupakan hasil editan, sang perampok marah dan langsung menembak kepala korban.

Kejadian di atas memberikan kita peringatan bahwa privasi kamu dalam bermedia sosial harus kamu jaga dengan baik. Jangan mudah meng-update mengunggah status-status yang bisa mengundang bahaya. Seperti memamerkan uang atau harta berharga milik kamu. Itu bisa mengundang niat jahat orang lain.

Ingat kejahatan terjadi bukan hanya dikarenakan niat saja tapi juga karena ada kesempatan.

So, kalau kita mengerti seharusnya jagalah privasi online kita dengan baik untuk meminimalisir tindak kejahatan orang-orang yang ada di media sosial. Termasuk menjaga komunikasi yang sopan dan santun biar dirimu tidak menjadi bulan-bulanan netizen dan di-bully hatters. “Ingat Papa!”

5. Kamu akan Terkena Sindrom atau Penyakit Mental


Penyakit mental yang akan kamu dapat memang tidak dapat dikategorikan sebagai penyakit yang cukup berbahaya. Tetapi ini dapat mengganggu psikologi dan kepribadian kamu.

Kamu akan menjadi mudah penasaran terhadap sesuatu termasuk orang yang pertama kali kamu kenali di media sosial atau orang yang kamu lihat di media sosial.

Semakin lama rasa penasaran yang muncul tersebut akan menjadikan kamu secara tidak langsung menjadi budak gadget yang pada akhirnya akan membuat kamu merasa tidak bisa hidup tanpa aktivitas online. Kondisi seperti ini akan memicu stress dan emosional yang tidak stabil yang lambat laun bisa mengganggu kepribadian dan psikologi kamu.

Jika kamu merasa kejadian seperti ini telah mengancam kamu dan telah kamu alami. Segera mulai mengendalikan hal-hal yang terlalu membuat dan memaksa kamu harus online. Cegahlah mulai dini, sebelum semua terlambat dan kamu tidak lagi mampu mengendalikan diri dan menjadi individu yang emosional dan gampang stress bilamana kamu berada di salah satu tempat yang tidak memiliki akses internet.

Oleh karena itu bermedia sosial lah secara bijak dan sewajarnya. Gunakan sesuai kebutuhan dan jangan lupa dunia nyata juga perlu diperhatikan. Mari bermain media sosial untuk kesehatan dan kebaikan...

Setelah membaca beberapa ancaman yang mengintai kamu ketika mempunyai media sosial! Mana kira-kira yang saat ini kamu alami atau pernah kamu alami?

Sampaikan pendapat dan komentar kamu di bawah! Siapa tahu pendapat kamu bisa jadi tambahan dari poin-poin yang sudah coba saya ulas pada artikel post ringkas ini.

Stay Happy semoga berkesan...