Welcome to www.winkamaru.com

Salahkah Waktu?


Memang selalu tidak dapat diterka apalagi disadari. Tetapi begitulah waktu, dia tidak akan pernah menegur dan menyampaikan alasannya mengapa dia terus berlalu, sebab itu sudah merupakan kewajibannya dan dia tidak memiliki kekuasaan untuk memutar kembali arah jarum jam dan mengembalikan waktumu yang telah lewat.

Sebagai manusia, sial yang paling nyata adalah bertemunya kita dengan sebuah penyesalan dan jatuh di dalamnya.

Terkadang dengan egois kita akan menumpahkan segala amarah akan kebencian kita terhadap waktu.

Menyalahkannya dan terus menyalahkannya, hingga akhirnya kita tidak mendapatkan apa-apa. Sebab begitulah waktu, dia tidak pernah mau mengerti dan mau mendengar apa yang kita sesalkan padanya, karena dia tidak tahu, tidak mengerti, dan memang tidak dapat mendengar apa yang menjadi keluhan kita.

Bahkan mengerti mengapa dia benar atau disalahkan pun tidak dimengertinya. 

Bagaimana waktu mengerti dia salah dan dia benar adalah sebuah pemikiran yang tidak bisa dijawab. Karena sudah seperti itulah sifatnya, pergi berlalu dan semakin menjauh, tak ada yang lain hanya itu yang bisa dilakukannya.

Sebagai manusia keluhan dan amarah adalah seperti sampah kotor yang tidak ada manfaatnya. 

Tetapi meski demikian, menjadi sampah adalah lebih baik menjadi sampah yang dapat didaur ulang. Sehingga, kita tak hanya menjadi sampah yang kekal. Tetapi, bisa kembali membenah diri, memperbaiki setiap kesalahan yang pernah terjadi. 

Karena hanya cara ini yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang bertemu penyesalan, jatuh di dalamnya. Tetapi, mau bangkit. Lebih tegap berdiri dan lebih bersemangat. Tidak menyerah.

Untuk seseorang yang religius, tentu dia akan mengerti bahwa ia mungkin telah ditegur dan diuji oleh Tuhannya. 

Sehingga dia mau bertobat atau lebih bersabar. 

Tetapi dia tidak lupa, bahwa Tuhan nya akan selalu membantunya. Ia kembali bersemangat dan mulai merasakan faedahnya hidup. 

Hingga kemudian ia bersyukur pada waktu yang telah mengajarkannya banyak hal.

Kepadamu waktu! - Doaku pada Tuhan, semoga kau akan membawaku pada kedamaian hati serta keinginan manusiawi.